Langsung ke konten utama


AKU DAN NEGARAKU
Karya : mokhammad rohim
Negaraku
Sedang diledek oleh impian
Tentang kemerdekaan yang semu.
Penuh dengan jeritan,
Hak asasi mereka yang mulai diperdagangkan.
Janganlah, mereka ditinggalkan.
Angin membawa bau baju mereka
Harapan mereka meng-angan setiggi purnama
Wanita, anak kecil, dan tua renta
Berbaris dideretan cakrawala
Menanti hidup yang sejahtera.
Hahaha
Lucu sekali negaraku
Kaya tapi miskin
Miskin dalam batin
Dicemooh oleh jalan raya
Dikejar oleh tumpukan pasir
Tenggelam dalam lautan berpasir
Yang tak pernah membawa hasil.
Pemimpinku dikala itu
Seakan tersenyum dalam andil
Pejabat dan negaraku
Tak pernah henti berselisih genting
Rakyat dan tidurnya penuh igauwan
Menuntut tikus-tikus dimusnahkan.
Jangan bilang lagi negaraku kaya
Karna miskin berkembang di desa dan di kota
Jangan bilang negaramu kaya
Bila petani, memakan bangkai tikusnya
Tangan-tangan kotor merayu dijalanan
Meraba-raba pintu rumahmu
Mereka buta, tak bisa kau hindarkan.
Jumlah mereka, tak bisa kau hitung dari nol
Karena terlalu jauh dan mencegat ideologimu
Ingatlah ….
Mereka akan meringis dalam penderitaanmu
 Kita akan menangis disepanjang sejarah
Bagai udara panas yang selalu ada
Bagai gerimis yang selalu membayang.
Sadarlah negaraku
Oleh sindiran anak belia
Oooooh
Tenangkanlah negaraku,
Yang rindu kejayaan dan rindu keadilan
                                                                        Oooooh               
Peluklah negaramu
Dengan bangga dan katakan
Akulah pemberantas tangan setan.

……

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Kelas Menjadi Menyenangkan

Pendidikan yang efektif tidak hanya bergantung pada penyampaian materi, tetapi juga pada suasana kelas yang menyenangkan dan menarik. Di dunia pendidikan, baik di Indonesia maupun di luar negeri, telah diakui bahwa lingkungan belajar yang positif dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi siswa. Menurut Muhammad Ali, seorang peneliti pendidikan di Universitas Negeri Jakarta, "Suasana kelas yang menyenangkan dapat mengurangi stres siswa dan memfasilitasi proses belajar yang lebih baik." Hal ini sejalan dengan penelitian dari John Hattie, seorang peneliti pendidikan global, yang menunjukkan bahwa suasana kelas yang positif berkontribusi signifikan terhadap hasil belajar siswa (Hattie, 2009). Oleh karena itu, kita perlu mendiskusikan berbagai bahan dan metode yang dapat kita terapkan untuk membuat kelas menjadi lebih menarik. Salah satu bahan yang dapat kita gunakan untuk menciptakan suasana kelas yang menyenangkan adalah alat peraga pendidikan. Alat peraga ini tidak hanya me...

Hari Santri Nasional: Santri Siap Siaga untuk Negeri

Hari Santri Nasional adalah momen penting dalam sejarah Indonesia yang memberikan penghargaan kepada santri dan pondok pesantren atas kontribusinya bagi bangsa. Sejak ditetapkannya pada 22 Oktober 2015 oleh Presiden Joko Widodo, Hari Santri menjadi salah satu momentum refleksi bagi masyarakat Indonesia akan peran penting para santri dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Menurut Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, santri memiliki tanggung jawab besar dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan terus berperan aktif dalam pembangunan negara. "Santri adalah pilar yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia," ujarnya. Ahmad Baso, seorang peneliti dan pengamat pesantren, juga menekankan bahwa santri di masa kini tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan tetapi juga dalam berbagai sektor lainnya, termasuk pendidikan, ekonomi, dan sosial. "Hari Santri adalah pengingat bahwa santri selalu berada di garis depan dalam mengatasi tantangan zaman, baik dalam hal agama ...

Hari Guru Nasional: Mengapresiasi Peran Guru sebagai Pilar Pendidikan

Ilustrasi Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa. Dalam upaya menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif, peran guru menjadi sangat vital. Hari Guru Nasional, yang diperingati setiap tanggal 25 November, bukan hanya momentum untuk mengapresiasi jasa guru, tetapi juga refleksi tentang bagaimana profesi mulia ini membentuk masa depan bangsa. Menurut Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia, “Guru adalah pemimpin yang sejati, yang di depan menjadi teladan, di tengah memberi semangat, dan di belakang memberikan dorongan.” Di kancah internasional, pandangan serupa juga diungkapkan oleh John Dewey, seorang filsuf pendidikan Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa “Guru adalah agen perubahan, pembawa obor harapan yang menghubungkan masa kini dengan masa depan.” Dengan latar belakang ini, kita perlu memahami lebih dalam tentang pentingnya Hari Guru Nasional serta langkah-langkah konkret untuk menghargai jasa guru. Rekomendasi Bahan Refleksi ...